• Pendidikan sebagai sebuah kegiatan dan proses aktivitas yang disengaja merupakan gejala masyarakat ketika sudah mulai disadari pentingnya upaya untuk membentuk, mengarahkan, dan mengatur manusia sebagaimana dicita-citakan masyarakat. Pendidikan sangat penting untuk masa depan individu, bangsa dan negara, yang dimana berfungsi sebagai alat untuk mengembangkan keterampilan, membentuk karakter, serta meningkatkan peluang kerja dan taraf hidup. Pendidikan memberdayakan manusia untuk berpikir kritis, berinovasi, dan mengurangi kemiskinan serta kesenjangan sosial. Selain itu, pendidikan menjadi fondasi pembangunan peradaban dan memperkuat daya saing bangsa. Pendidikan menjadi pembentuk sifat dan moral individu, seperti pembentuk karakter positif, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, dan memberikan pengetahuan untuk mengambil keputusan dalam kualitas hidup yang lebih baik. Sehingga dengan adanya pendidikan pola pikir menjadi kritis, pola pikir yang kreatif, inovatif, dan membentuk karakter bangsa yang toleran dan harmonis. Pendidikan karakter menjadi sistem penanaman nilai-nilai moral, etika, dan perilaku positif yang terintegrasi dalam pembelajaran untuk membentuk kepribadian individu yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Ini penting untuk membangun fondasi moral, mencegah perilaku negatif, serta mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan zaman dengan integritas. Pendidikan karakter pada sekarang ini sangat diperlukan bukan hanya di dalam ruang kelas sekolah saja, tapi di luar kelas dan di lingkungan sosial. Maka dari itu, diperlukannya pendidikan karakter yang harus ditanamkan  pada usia dini, pembelajaran dalam pembentukan karakter juga dapat dilakukan melalui suatu kegiatan yang disukai, diminati, atau bahkan dalam suatu kegiatan di luar ruang kelas dalam ranah sekolah. Pembiasaan kegiatan tersebut dapat meningkatkan semangat dalam penekunan dan kedisiplinan kegiatan ekstrakurikuler yang diminati siswa.

  • Kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan pendidikan yang dilaksanakan di luar jam pelajaran formal di sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi, minat, dan bakat siswa secara lebih optimal yang tidak sepenuhnya dapat dicapai melalui kegiatan pembelajaran di dalam kelas. Menurut para ahli, kegiatan ekstrakurikuler merupakan sarana bagi siswa untuk memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan, serta membentuk karakter melalui pengalaman langsung. Pengalaman langsung pada siswa yang dapat membentuk karakter yang kuat, mandiri, dan bertanggung jawab. Kegiatan ekstrakurikuler juga berperan penting dalam mengembangkan kemampuan kepemimpinan siswa. Dalam berbagai kegiatan, terutama yang berbasis organisasi atau tim, siswa diberikan kesempatan untuk memimpin kelompok, mengatur strategi, serta mengambil keputusan. Pengalaman ini melatih siswa untuk bertanggung jawab, berani mengambil inisiatif, serta mampu berkomunikasi dengan baik kepada anggota lainnya.